Alasan Mengapa Jangan Membeli Smartphone Saat Pertama Kali Rilis !

49

Setiap tahunnya banyak brand dunia merilis smartphone terbaru. Sebagai contoh Samsung merilis flagship Samsung Galaxy S8 dan Galaxy Note 8. Ada juga Apple yang memperkenalkan lini iPhone 8 dan iPhone X yang menjadi hype dunia.

Siapa sih yang nggak sabar untuk memiliki smartphone terbaru? Merasakan pengalaman terbaik lebih awal tentu menjadi kebanggakan tersendiri bukan?. Sebagai calon pembeli dan pengguna, kita wajib teliti dalam memilih smartphone. Jangan sampai membuat keputusan yang keliru dengan membeli smartphone yang tidak sesuai dengan kebutuhan kita.

Oleh sebab itulah, wajib hukumnya bagi calon pembeli untuk melakukan riset guna mengetahui spesifikasi, fitur unggulan, hingga harga dari sebuah smartphone yang tengah diincar. Namun, apakah hanya itu saja?

Tentu saja tidak hanya itu. Berdasarkan pengalaman kami ketika membeli smartphone, ada baiknya untuk tidak membeli smartphone pada awal-awal peluncurannya. Mengapa begitu? Inilah alasannya!

Dengarkan Ulasan dari Reviewer Gadget

Ada beberapa langkah yang dapat kamu lakukan sebelum membeli smartphone baru. Salah satunya adalah mendengar ulasan dari reviewer mengenai smartphone favoritmu. Di sini kamu bisa mengetahui kelebihan dan kekurangannya loh.

Banyak website dan channel YouTube yang bisa kamu lihat untuk melakukan hal ini. Bahkan beberapa reviewer memberikan tanggapannya saat hari perilisan smartphone tersebut loh !

Contoh Channel Youtube yang bisa sobat kunjungi adalah Channel Youtube Obat Gaptek.

Penurunan harga drastis

 

Untuk sebuah smartphone dengan embel-embel flagship, hal seperti ini sejatinya jarang terjadi. Namun, berbeda dengan yang dialami Essential Phone. Jadi pelajaran berharga bagi banyak konsumen saat membeli smartphone ciptaan Andy Rubin pada awal peluncurannya.

Saat diumumkan kehadirannya, tak sedikit orang yang penasaran dengan harga smartphone tersebut. Ya! Andy Rubin membanderol Essential Phone seharga hampir Rp10 juta saat smartphone tersebut untuk pertama kali dipasarkan.

Namun, tak sedikit pengguna Essential Phone yang kecewa. Pasalnya, hanya beberapa pekan setelah smartphone tersebut melenggang ke pasaran, harga jualnya turun hingga sebanyak US$200. Ya! harga smartphone tersebut anjlok hampir separuh harga.

Kasus serupa juga pernah terjadi pada LG G6 di Indonesia. Pada awal kemunculannya, smartphone ini dijual Rp10 jutaan. Lalu dua bulan kemudian turun hingga Rp9 jutaan, dan akhirnya sekarang hanya seharga Rp8 juta.

Fitur belum optimal

 

Selain hardware yang mengalami kecacatan dan kendala, software pada smartphone tak jarang mengalami masalah serupa. Seperti yang sempat dialami Galaxy S8. Di awal kemunculannya, Samsung begitu bangga dengan asisten khusus buatannya, yaitu Bixby.

Namun ketika dirilis, Bixby hanya tersedia di Korea. Sementara kawasan Amerika Serikat dan lainnya harus menunggu berbulan-bulan setelah dirilis. Sangat mengecewakan bukan? Selain itu, kemampuan Bixby nyatanya belum sanggup mengalahkan kualitas Google Assistant.

Tidak hanya Galaxy S8, smartphone edisi spesial milik Apple, iPhone X juga mengalami hal serupa. Ya! Aplikasi kalkulator pada iPhone X mengalami masalah alias tidak dapat menghitung dengan benar jika digunakan untuk menghitung cepat.

Meski terdengar sepele, namun smartphone seharga sepeda motor mengalami hal semacam itu sangatlah menyedihkan. Dan tak sedikit pengguna non-Apple yang bakal “nyinyir” dengan bug sekecil itu. Pada intinya, kita menghendaki produk yang sempurna karena sudah membayar mahal.

Hardware belum teruji lama

 

Kasus layar burn-in yang dialami Google Pixel 2 menjadi bukti otentiknya. Bayangkan saja, dengan harga di atas Rp10 juta, seharusnya pembeli mendapatkan produk yang baik tanpa kendala sedikitpun.

Namun apa daya, ternyata layar OLED pada Pixel 2 yang diimpor langsung dari LG malah mengalami burn-in alias berbercak. Masalah layar semacam ini terjadi setelah digunakan dalam beberapa minggu kemudian.

Meskipun Google berjanji akan memberikan solusi, akan tetapi hal ini sangatlah mengecewakan. Ini hanya contoh kecil saja. Sebelumnya Samsung Galaxy S8 dan iPhone 8 juga pernah mengalami beberapa kendala diawal-awal kemunculannya.

Walaupun masalah ini hanya dialami segelintir orang saja, namun tak menutup kemungkinan kita yang jadi korban selanjutnya. Untuk itu, jangan terburu-buru membeli smartphone, pastikan kalian benar-benar mengetahui kualitasnya!

Masih Terdapat Banyak Bug

Hal yang paling banyak dikeluhkan saat pertama kali smartphone dirilis adalah banyaknya bug. Masalah ini bisa saja berasal dari software maupun hardware smartphone itu sendiri. Sebagai contoh isu pada layar Google Pixel 2 XL dan iPhone X.

Beberapa waktu ke belakang layar Pixel 2 XL pernah bermasalah dengan isu burn-in. Lain lagi dengan layar bezel-less iPhone X yang menampilkan garis hijau pada bagian tepi. Jadi mau mau beli smartphone saat pertama rilis nggak?

Nah itulah alasan kenapa jangan beli smartphone saat pertama kali rilis. Gimana menurut kamu sob ? dengan alasan yang kami berikan diatas. Share pendapat kamu pada kolom komentar ya!